Makalah Bilangan Bulat


MAKALAH ARITMATIKA
MATERI BILANGAN BULAT

Berterima kasihlah kalian, tanpa saya post ini pusing-pusing deh bikin makalah hehehe. semoga bermanfaat ya teman-teman sekalian. 
follow akun sosial media saya, siapa tau ada yang mau request.

instagram     =>   @faraagraf
facebook      =>    Rifdah Faradillah
Youtube       =>    RFD Production (jangan lupa subscribe❤)




KATA PENGANTAR

Puji sykur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat Rahmat-NYA sehingga makalah ini dapat tersusun           hingga selesai, Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan materi maupun pikirannya.
Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.





Palembang, 21 oktober 2018
     


















DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR .........................................................................  i
DAFTAR ISI .........................................................................................  ii
BAB I  PENDAHULUAN ....................................................................  1
A. Latar Belakang ..................................................................  1
B. Rumusan Masalah .............................................................  1
C. Tujuan Penulisan ..............................................................  1
BAB II  PEMBAHASAN .....................................................................  2
A. Penjumlahan Bilangan Bulat............................................ 2
B. Pengurangan Bilangan Bulat............................................ 3
C. Perkalian Bilangan Bulat................................................... 5
D. Pembagian Bilangan Bulat................................................ 7
BAB III  PENUTUP .............................................................................  9
A. Kesimpulan ........................................................................  9
B. Saran.................................................................................... 9
C. Daftar Pustaka ..................................................................  10





















BAB I
PENDAHULUAN


A.    LATAR BELAKANG

Bilangan pada awalnya hanya dipergunakan untuk mengingat jumlah, namun dalam perkembangannya setelah para pakar matematika menambahkan perbendaharaan simbol dan kata-kata yang tepat untuk mendefenisikan bilangan maka matematika menjadi hal yang sangat penting bagi kehidupan dan tak bisa kita pungkiri bahwadalam kehidupan keseharian kita akan selalu bertemu dengan yang namanya bilangan, karena bilangan selaludibutuhkan baik dalam teknologi, sains, ekonomi ataupun dalam dunia musik, filosofi dan hiburan serta banyak aspek kehidupan lainnya. Bilangan dahulunya digunakan sebagai simbol untuk menggantikan suatu benda misalnya kerikil, ranting yangmasing-masing suku atau bangsa memiliki cara tersendiri untuk menggambarkan bilangan dalam bentuk simbol.

Orang yang mahir matematika bukan berarti karena kebetulan. Untuk menguasai materi matematika disyaratkan mengetahui dan menguasai kajian dasarnya. Selanjutnya dia sering berlatih dengan soal-soal yang berkaitan dengan apa yang sedang dipelajarinya. Sehingga dia bisa menguasai secara benar teori, konsep dan penerapannya untuk mempelajari salah satu disiplin ilmu ini. Oleh karena itu untuk memenuhi tuntutan tersebut, dalam makalah singkat ini dicantumkan uaraian singkat tentang bilangan bulat. Bilangan bulat banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, salah satu contohnya untuk menentukan kedalaman laut, jika kita mengatakan kedalaman 20 m dibawah permukaan laut maka kita tulis -20 m.

B. RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah tentang makalah ini adalah :
1. Apa sajakah sifat dasar bilangan bulat?
2. Bagaimana operasi-operasi pada bilangan bulat?
3. Bagaimanakah urutan-urutan pada bilangan bulat?
4. Bagaimana pembuktian operasi pada bilangan bulat?

C. TUJUAN
Adapun tujuan dari makalah ini adalah :
1. Agar dapat memahami sifat dasar pada bilangan bulat
2. Agar dapat mengetahui operasi – operasi pada bilangan bulat
3. Agar dapat memahami arti dari urutan bilangan-bilangan bulat,
4. Agar dapat mengetahui pembuktian dari operasi bilangan bulat





BAB II
PEMBAHASAN

A.  PENJUMLAHAN BILANGAN BULAT ( Uke Fiskarabela no. 2)
    1. Sifat-sifat Penjumlahan
 a. Sifat Asosiatif  : ( a + b ) + c = a + ( b + c )
              Contoh : (5 + 3 ) + 4 = 5 + ( 3 + 4 ) = 12
 b. Sifat Komutatif : a + b = b + a
              Contoh : 7 + 2 = 2 + 7 = 9
 c. Unsur Identitas terhadap penjumlahan
               Bilangan Nol (0) disebut unsur identitas atau netral terhadap penjumlahan
               a + 0 = 0 + a
               Contoh : 6 + 0 = 0 + 6
 d. Unsur invers terhadap penjumlahan
          - Invers jumlah (lawan) dari a adalah –a
    - Invers jumlah (lawan) dari – a adalah a
          - a + (-a) = (-a) + a
 Contoh : 5 + (-5) = (-5) + 5 = 0
e. Bersifat Tertutup
Apabila dua buah bilangan bulat ditambahkan maka hasilnya adalah bilangan bulat juga. a dan b  bilangan bulat maka a + b = c ; c  bilangan bulat.
    Contoh : 4 + 5 = 9 ; 4,5,9  bilangan bulat.


     -  Bukti bahwa (-a) + (-b) = - (a + b)
 Misalkan a dan b bilangan – bilangan cacah, maka (-a) + (-b) merupakan jumlah dua     bilangan negatif. Misal (-a) + (-b) = c maka c = (-a) + (-b).
        c + b = ((-a) + (-b)) + b                        sifat kesamaan
        c + b = (-a) + ((-b) + b)                        sifat asosiatif penjumlahan
        c + b = (-a) + 0                                     invers penjumlahan
        c + b) + a = (-a) + a                              sifat kesamaan
        c + b) + a = 0                                        invers penjumlahan
        c + (b + a) = 0                                       sifat asosiatif penjumlahan
        c + (a + b) = 0                                       sifat komutatif penjumlahan
        (c + (a + b)) + (-(a + b)) = – (a + b)      sifat kesamaan
        c +((a + b) + (-(a + b))) = – (a + b)       sifat asosiatif
        c + 0 = – (a + b)                                     invers penjumlahan
  Jadi kesimpulannya (-a) + (-b) = – (a + b)



B. PENGURANGAN BILANGAN BULAT
     1. Sifat-sifat Pengurangan Bilangan Bulat
            Bilangan bulat a dikurangi bialangan bulat bsama artinya dengan bulat a ditambahkan dari lawan bilangan bulat, atau dapat ditulis  a - b = a + (-b)
       Pengurangan bilangan cacah tidak bersifat tertutup, artinya bila suatu bilangan cacah dikurungkan dengan bilangan cacah yang lain, hasilnya belum tentu bilangan cacah. Pengurangan bilangan cacah (a - b) menghasilkan bulangan cacah hanya jika a b. Tetapi, pengurangan bilangan bulat memiliki sifat tertutup. Secara lengkap sifat-sifat pengurangan bilangan bulat adalah sebagai berikut :
   a. Untuk sembarang bilangan bulat berlaku :
          - a – b = a + (-b)
          - a – (-b) = a + b
     Contoh:
 8 – 5 = 8 + (-5) = 3
 7 – (-4) = 7 + 4 = 11
   b. Sifat Komutatif dan asosiatif tidak berlaku
- a – b ≠ b – a
- (a – b ) – c ≠ a – ( b – c )
     Contoh :                                
7 – 3 ≠ 3 -7 􀃆 4 ≠ - 4
(9 – 4) – 3 ≠ 9 – (4-3) 􀃆 2 ≠ 8
   c. Pengurangan bilangan nol mempunyai sifat :
 a – 0 = a dan 0 – a = -a
   d. Bersifat tertutup, yaitu bila dua buah bilangan bulat dikurangkan hasilnya adalah   
         bilangan bulat juga : a dan b ∈ bilangan bulat maka a - b = c ; c ∈ bilangan bulat.
   Contoh :
7 - 8 = -1 à 7, 8, -1 ∈ bilangan bulat

C. PERKALIAN BILANGAN BULAT

    1. Sifat-sifat Perkalian Bilangan Bulat
   a. Untuk sembarang bilangan bulat berlaku :
   - a x b = hasil perkalian dua bilangan bulat positif adalah bilangan bulat positif.
Contoh: 7 x 6 = 6 x 7 = 42
-    a x –b = hasil pekalian bilangan bulat positif dan negatif hasilnya adalah     
 bilangan bulat negatif.
 Contoh : 3 x -4 = -12
    -  -a x -b =  hasil perkalian dua bilangan negatif adalah bilangan
        bulat positif.
  Contoh : -4 x -5 = 20
b. Sifat Asosiatif : (a x b) x c = a x (b x c)
  Contoh: (2 x 3) x 4 = 2 x (3 x 4) = 24
    c. Sifat Komutatif : a x b = b x a
  Contoh : 5 x 4 = 4 x 5 = 20
        d. Sifat Distributif : a x (b+c) = (a x b ) + (a x c)
  Contoh : 3 x ( 2 +6) = (3 x 2) + (3 x 6) = 24
    e. Unsur Identitas Untuk Perkalian
   - Hasil perkalian bilangan bulat dengan nol hasilnya adalah bilangan nol : a x 0 = 0
   - Hasil perkalian bilangan bulat dengan 1 hasilnya adalah bilangan bulat itu juga : a x 1 = 1 x a = a
                     f. Bersifat Tertutup
 Jika dua bilangan bulat dikalikan maka hasilnya adalah bilangan bulat juga a x b = c ;   a, b, c ∈bilangan bulat


      Berikut akan diperlihatkan bagaimana memberi makna perkalian dua bilangan bulat yang   satu negatif dan lainnya positif. Misalkan a dan b adalah bilangan cacah, maka a bilangan bulat positif dan (-b) bilangan bulat negatif. Akan diperlihatkan bahwa a x (-b) = -(a x b).
           Bukti :
     1. a x (b + (-b)) = a x 0
     2. a  (b + -b)) = ( a x b ) + (a x –b)
     3. (a x b) + (a x (-b)) = 0
     4.  (a x b) + (-(a x b)) = 0
     5.(a x b) + (-a x (-b)) = (a x b) + - (a x b)
     6.  a x (-b) = - (a x b)

 -  Buktikan bahwa (-a)(b + (-c)) = ac – ab.
        Bukti  :
        (-a)(b + (-c))
    =  (-a)(b) + (-a)(-c) sifat distributif perkalian penjumlahan
    =  (-(ab)) + ac perkalian bilangan bulat (-a) x b = -ab dan (-a) x (-c) = ac
    =  ac + (-(ab)) sifat komutatif perkalian
    = ac – ab penjumlahan 2 bilangan bulat (misal : a + (-b) = a – b)
    Jadi terbukti bahwa (-a)(b + (-c)) = ac – ab.








      D. PEMBAGIAN BILANGAN BULAT ( Wulanda Annisa No. 20)
         1. Sifat-sifat Pembagian Bilangan Bulat
Hasil bagi bilangan bulat (a ÷ b)  merupakan suatu bilangan bulat jika dan hanya jika  a kelipatan dari b, sehingga untuk setiap bilangan bulat a dan b hasil bagi (a ÷ b) tidak selalu merupakan bilangan bulat. Karena itu, pembagian bilangan bulat tidak bersifat tertutup.Sifat-sifat pembagian bilangan bulat adalah sebagai berikut :
     a. Hasil bagi dua bilangan bulat positif adalah bilangan positif
   (+) ÷ (+) = (+)
   Contoh : 8 ÷ 2 = 4
     b. Hasil bagi dua bilangan bulat negatif adalah bilangan positif
   (-) ÷ (-) = (+)
   Contoh : -10 : -5 = 2
     c. Hasil bagi dua bilangan bulat yang berbeda adalah bilangan negatif
   (+) ÷ (-) = (-)
   (-) ÷ (+) = (-)
   Contoh :    6 ÷-2 = -3
-12 ÷ 3 = -4
    d. Hasil bagi bilangan bulat dengan 0 (nol) adalah tidak terdefinisi
   a ÷ 0 tidak terdefinisi (~)
   0 ÷ a = 0 (nol)
   Contoh :  = ~ (Tidak terdefinisi)
    e. Tidak berlaku sifat komutatif dan asosiatif
              a ÷ b ≠ b : a
              (a ÷ b) ÷ c ≠ a ÷ (b ÷ c)
   Contoh :    4 ÷ 2 ≠ 2 ÷ 4 à 2 ≠
  (8 ÷ 2) ÷ 4 ≠ 8 ÷ (2 ÷ 4) à 1 ≠ 16















BAB III
PENUTUP

     A. Kesimpulan
              Himpuanan bilangan bulat adalah gabungan dari himpunan bilangan cacah dan himpunan bilangan bulat negatif.Sifat – sifat pada bilangan bulat adalah sifat tertutup, sifat kmutatif, sifat asosiatif, sifat distributive dan adapula unsur identitas penjumlahan dan perkalian. Operasi-operasi pada bilangan bulat yaitu operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian
definisi relasi “lebih kecil dari” pada bilangan-bilangan cacah, dan telah membuktikan sifat-sifatnya. Berikut ini , kita akan mempelajari relasi urutan bilangan-bilangan bulat. Ada beberapa definisi yaitu :
    1. Jika a dan b bilangan-bilangan bulat, a lebih kecil dari b (dinyatakan dengan a
    2. Jika a dan b bilangan-bilangan bulat , a lebih besar dari b ( di nyatakan dengan a > b )   
      Bila dan hanya bila b.

     B. Saran
        Sebagai calon pendidik di bidang Matematika, hendaknya kita  dapat mengetahui tentang teori bilangan teutama mengenai sifat dan operasi bilangan bulat serta urutan bilangan bulat dalam garis bilangan. Sehingga dengan begitu sebagai calon pendidik tahu secara umum mengenai teori bilangan





















DAFTAR PUSTAKA

Astuty, B. (2009). Ayo Belajar Matematika. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
http://septianari.blogdetik.com/ (di akses Rabu,12 November 2014)
WWW.BELAJAR-MATEMATIKA.COM  (di akses Rabu,12 November 2014)


Komentar